Muaro Jambi – Suasana khidmat bercampur bangga menyelimuti Amphitheater Gedung Amphiteather GMPU lantai 4, Kamis (16/04). Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi secara resmi melepas 54 peserta Yudisium dalam sebuah seremoni yang mengusung visi futuristik: “Optimasi Peran Alumni dalam Pemanfaatan Teknologi dan Artificial Intelligence (AI) untuk Masa Depan Berkelanjutan.”
Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN STS Jambi yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, M.A., dan Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Pahmi Sy, M.Si serta jajaran pimpinan Fakultas.
Dalam sambutannya, Dekan FST UIN STS Jambi, Arfan, S.Th.I., M.Soc., Sc., Ph.D, menyampaikan pesan mendalam mengenai relevansi tema yudisium dengan realitas global saat ini. Beliau menekankan bahwa kemajuan teknologi, khususnya Kecerdasan Buatan (AI), bukanlah ancaman bagi mereka yang memiliki kesiapan mental dan intelektual.
“Kalian lulus di saat dunia sedang mengalami transformasi besar. AI adalah alat yang sangat kuat, namun ia tetap membutuhkan sentuhan etika dan kearifan manusia. Saya berharap alumni FST tidak hanya menjadi pengguna, tetapi menjadi arsitek perubahan yang mampu mengoptimalkan teknologi ini demi kemaslahatan masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Bapak Arfan di hadapan para lulusan.
Beliau juga menambahkan bahwa gelar yang diraih hari ini adalah kunci pembuka pintu peluang yang lebih luas di dunia kerja yang kini menuntut kolaborasi antara sains, teknologi, dan keberlanjutan.
Sinergis dengan sambutan Dekan, Dr. Ayub Mursalin, M.A., menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai akademik dengan ketangkasan digital. Beliau mengingatkan bahwa alumni FST harus mampu menjadi pionir yang memanfaatkan AI untuk solusi-solusi cerdas, sekaligus menjaga integritas sebagai lulusan Universitas Islam.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, menandai lahirnya generasi baru saintis yang siap mengabdi dengan kecerdasan buatan dan dedikasi yang tinggi untuk bangsa.




