

Prodi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkolaborasi bersama Pusat Kajian Masyarakat Digital dan Group Dosen Youtuber mengadakan webinar dengan tema “Membangun Channel Pendidikan Di Youtube”. Melalui zoom meeting. Sabtu (21/08_
Webinar tersebut menghadirkan narasumber yang handal Dr. As’ad Isma, M.Pd; Dr. Jamaluddin, M.Pd.I; Efitra, M.Kom dan M.Yusuf, M.S.I.
YouTube merupakan media sosial saat ini menjadi trend dan kebutuhan. Menurut data WeareSocial (2021), Youtube menempati urutan pertama untuk kategori media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Hal ini juga dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan khususnya Dosen dan Guru untuk memanfaatkan media YouTube dalam menghadapi situasi saat ini, apalagi saat pedemi covid-19 kita belajar mengajar semuanya melalu online.
Dosen dan Guru sudah mestinya di zaman digitalisasi era pendemi ini untuk menjalankan aktivitasnya dalam tugas utama melakukan pengajaran, salah satunya yang diinginkan oleh siswa/mahasiswa adalah Dosen dan Guru mampu menyediakan materi-materi pembelajaran menggunakan video di channel youtube.
Tujuan Memiliki Channel Youtube dunia pendidikan Guru dan Dosen sebagai fasilitas profesi Guru dan Dosen untuk berkontribusi mencerdaskan peserta didik dan sharing pengetahuan lainnya, Sebagai wadah edukasi pengembangan media pembelajaran yang fleksibel mudah dijangkau sesuai perkembangan teknologi dan informasi, Meningkatkan produktifitas sebagai Content Creator mendukung aktivitas profesi yang dijalankan.


Ketua Program Studi Sistem Informasi Try Susanti, M.Si mengatakan Di era digitalisasi seperti saat ini, siswa bisa mendapatkan ilmu dari mana saja. Dengan mengakses internet, siswa bisa mendapatkan materi belajar baik dalam bentuk teks maupun video. Bahkan pembelajaran dari sekolah, perkuliahan pun sekarang bisa disampaikan lewat kanal YouTube. Melalui YouTube, siswa bisa mendapatkan banyak sekali wawasan.
Bahkan beberapa orang khusus membuat kanal Youtube yang membahas seputar dunia pendidikan, karena YouTube telah menjadi salah satu platform media sosial yang sering dikunjungi, rugi memang jika kita tidak mampu memaksimalkan Channel YouTube.”ucapnya”.
.