Daftar Informasi Publik
Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menampilkan Daftar Informasi Publik (DIP) sebagai wujud komitmen terhadap nilai keterbukaan dan tanggung jawab institusi. Daftar tersebut memuat berbagai kategori informasi yang wajib disediakan dan dipublikasikan secara berkala, dapat diakses setiap waktu, serta mencakup informasi yang dikecualikan sesuai peraturan perundang-undangan. Penyediaan informasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh data dan dokumen terkait penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola yang transparan dan partisipatif.
Daftar Informasi Wajib Berkala
| No | Ringkasan Isi Informasi | Unit Menguasai | Pejabat Bertanggung Jawab | Waktu & Tempat Pembuatan | Kategori | Retensi Arsip | Bentuk |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Sejarah Singkat Fakultas Sains dan Teknologi | Dekanat | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
| 2 | Visi dan Misi Fakultas Sains dan Teknologi | Dekanat | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
| 3 | Pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi | Dekanat | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
| 4 | Dosen Fakultas Sains dan Teknologi | Program Studi dilingkungan FST | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
| 5 | Tenaga Kependidikan Fakultas Sains dan Teknologi | Bagian Tata Usaha | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
| 6 | Struktur Organisasi Fakultas Sains dan Teknologi | Dekanat | Dekan | 2026 Fakultas sains dan teknologi | Informasi Wajib Berkala | Sesuai retensi arsip | Website |
Daftar Informasi yang Dikecualikan
| No | Jenis Informasi yang Dikecualikan | Alasan / Dasar Hukum Pengecualian | Pertimbangan Bagi Publik | Jangka Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Data pribadi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa (NIK, KK, alamat, nomor telepon pribadi, rekening bank, data kesehatan) |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h; UU Perlindungan Data Pribadi |
Melindungi hak privasi dan mencegah penyalahgunaan data pribadi | Selama informasi masih mengandung data pribadi |
| 2 | Nilai akademik mahasiswa secara individu | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h | Menjaga kerahasiaan data akademik mahasiswa | Selama masih menjadi data pribadi |
| 3 | Soal ujian, bank soal, dan kunci jawaban yang masih digunakan | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf i | Mencegah kebocoran soal dan menjaga integritas evaluasi akademik | Sampai soal tidak digunakan lagi |
| 4 | Dokumen hasil seleksi calon dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang memuat data pribadi | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h | Mencegah penyalahgunaan sistem dan serangan siber | Selama sistem masih digunakan |
| 5 | Dokumen hasil pemeriksaan internal/audit yang belum final | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf i | Dapat mengganggu proses pemeriksaan dan pengambilan keputusan | Sampai audit dinyatakan selesai |
| 6 | Dokumen evaluasi kinerja individu pegawai (Hasil SKP, DP3, rekapitulasi peer review kenaikan jabatan fungsional dosen) |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf h; UU Perlindungan Data Pribadi |
Menghindari terganggunya proses pemeriksaan dan menjaga asas praduga tak bersalah | Sampai keputusan berkekuatan tetap |
| 7 | Kata sandi, akun, kode akses, serta konfigurasi sistem informasi | UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf j | Mencegah penyalahgunaan sistem dan serangan siber | Selama sistem masih digunakan |
| 8 | Proses Examination / pemeriksaan pelanggaran etik dan disiplin (Berkas berita acara pemeriksaan kasus kecurangan akademik, plagiasi, atau pelanggaran etik yang sedang berjalan) |
UU No. 14 Tahun 2008 Pasal 17 huruf a dan b | Dapat mengganggu independensi tim komite etik, merusak asas praduga tak bersalah, dan berpotensi menghilangkan barang bukti | Sampai adanya keputusan/SK sanksi yang berkekuatan hukum tetap |