Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN Sutha) Jambi kembali mencatat prestasi membanggakan. 26 orang dosen FST berhasil menyelesaikan uji sertifikasi kompetensi bidang Artificial Intelligence (AI) Proses Data dengan hasil yang memuaskan.
Uji kompetensi dilaksanakan dengan menggandeng lembaga sertifikasi profesi yang diakui secara nasional, serta melibatkan asesor profesional di bidang teknologi informasi dan data science. Seluruh peserta dinyatakan kompeten setelah melalui serangkaian tahapan asesmen, mulai dari pemahaman konsep dasar AI, pengolahan data, hingga penerapan model analisis berbasis machine learning.
Materi Uji Sertifikasi Kompetensi AI Proses Data quite thrilling, dimana peserta melakukan AI Proses Data berdasarkan project tasks dari case study dengan waktu pengerjaan yg ditentukan
Dekan FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Arfan, S.Th.I., M.Soc,Sc., Ph.D menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah berpartisipasi dan lulus dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran dosen sebagai penggerak inovasi akademik dan riset berbasis teknologi.
Salah satu peserta uji sertifikasi kompetensi Artificial Intelligence (AI) Proses Data dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Randy Rizal, menyampaikan ucapan terimakasih dan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman mengikuti pelatihan dan uji sertifikasi ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung efisiensi kerja, khususnya dalam bidang pengolahan data dan pengambilan keputusan.
“Ujian sertifikasi AI ini membantu memahami cara menerapkan teknologi AI untuk efisiensi kerja, terutama dalam pengolahan data dan pengambilan keputusan,” ungkap Randy.
Dengan keberhasilan tersebut, FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kompetensi dosen di bidang teknologi digital, khususnya dalam penguasaan kecerdasan buatan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dunia pendidikan masa kini.