JAMBI – Langkah besar dalam penguatan jejaring akademik kembali diambil oleh Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Bertempat di Ruang Aula Lantai 3 Gedung Rektorat pada Kamis (23/4/2026), FST resmi menjalin kolaborasi strategis dengan dua instansi vital sekaligus: BMKG Kelas I Jambi dan BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Jambi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini menjadi tonggak baru bagi kedua belah pihak dalam mengintegrasikan keilmuan sains dengan data real-time mengenai kondisi bumi dan atmosfer.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Dekan FST, Arfan, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D., didampingi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Tri Susanti, S.Si., M.Si. Di sisi lain, perwakilan dari BMKG Kelas I Jambi dan Stasiun Klimatologi turut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen bersama.
Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. Dukungan penuh rektorat menandakan bahwa sinergi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius dalam meningkatkan kualitas riset dan pengabdian masyarakat.
Kerja sama ini diproyeksikan akan membuka lebar pintu bagi mahasiswa FST untuk terjun langsung ke lapangan, mulai dari: Program Magang, Praktik kerja nyata di stasiun-stasiun pengamatan BMKG,Kolaborasi penelitian di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.Pertukaran Data Akses terhadap data iklim dan cuaca yang akurat untuk kepentingan akademis.
“Sinergi ini adalah jawaban atas tantangan perubahan iklim global. Dengan menggandeng BMKG, mahasiswa dan dosen kita memiliki laboratorium alam yang nyata untuk mengembangkan inovasi berbasis data,” ujar Arfan dalam sambutannya.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, menyatakan bahwa kerja sama ini mempertegas posisi UIN STS Jambi sebagai kampus yang adaptif terhadap isu-isu lingkungan global. Kehadiran BMKG sebagai mitra strategis diharapkan mampu memperkaya literasi sains mahasiswa dalam memahami fenomena alam di Provinsi Jambi dan Indonesia secara lebih mendalam
