
Jambi, 23 Mei 2025 – Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia hari ini mengikuti kuliah tamu yang sangat relevan dan informatif mengenai Kimia Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dalam industri pertambangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah MBKM Kimia B3 yang diselenggarakan oleh Program Studi Kimia UIN STS Jambi.
Kuliah tamu dibuka dengan sambutan dari Kepala Program Studi Kimia yang diwakilkan oleh Ibu Intan Noviarni, M.Si, yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah Kimia B3. Narasumber kuliah tamu ini adalah seorang praktisi pertambangan berpengalaman, M. Yogi Dj. Prasetya, S.T, selaku Sub Section Head Mining
Operation PT Bukit Asam (BA). Beliau memberikan wawasan mendalam tentang risiko dan penanganan bahan kimia berbahaya di sektor vital ini.
Acara yang diselenggarakan secara daring ini menarik perhatian mahasiswa dari kampus-kampus ternama, di antaranya: UIN Alauddin Makassar, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Dalam paparannya, Bapak Yogi Dj. Prasetya, S.T menekankan bahwa penggunaan bahan kimia tidak terhindarkan dalam berbagai tahapan industri pertambangan, mulai dari eksplorasi, penambangan, hingga pengolahan mineral. “Meskipun esensial, banyak dari bahan kimia ini memiliki sifat korosif, mudah terbakar, reaktif, dan beracun, sehingga berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan pekerja maupun lingkungan jika tidak ditangani dengan benar,” jelasnya.

Beliau juga memaparkan berbagai kasus kecelakaan dan dampak lingkungan yang terjadi akibat kelalaian dalam pengelolaan bahan kimia berbahaya. Mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai, serta prosedur darurat yang efektif.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Mahasiswa menunjukkan minat yang besar terhadap topik ini, mencerminkan kesadaran akan pentingnya aspek keselamatan dan keberlanjutan dalam industri pertambangan. Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai bahan berbahaya beracun pada industri pertambangan dan bagaimana mengelolanya secara bertanggung jawab.