
Dalam rangka mewujudkan tri dharma perguruan tinggi bidang pendidikan pengajaran penelitian dan pengabdian masyarakat, Fakultas Sains & Teknologi melakukan penandatanganan MoA dengan Sociopreneur Indonesia, Rabu (22/07).
Penandatanganan nota tersebut berlangsung secara daring, dirangkai dengan dialog Social Entrepreneurship mengusung tema “Memaksimalkan Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Budaya Inovasi”.
Dalam sambutannya Rektor UIN Sutha menyampaikan bahwa UIN sudah merencanakan membangun herbal bioteknologi.
“kita sudah lakukan langkah-langkah untuk pembangunan herbal Bio Techno Park di UIN Sutha. Kawasan ini nanti miniaturnya ada di kampus UIN Sungai Duren seluas 10 hektar”ujarnya.
UIN Sutha sebagai lokomotif, harus mencari Inovasi yang memadai dalam pengembangan herbal Bio Techno Park. “Kita akan menanam, mengelola, dan membudidayakan serta mengembangkan herbal Bio Techno Park sebagai sumber obat-obatan herbal dan atau obat-obat tradisional yang selama ini digunakan di dalam perkampungan pedalaman Jambi, sebelum ada dokter,”lanjut Rektor.
Iskandar menyampaikan Fakultas Sains dan Teknologi sudah memiliki konsep tentang manajemen sampah yang dimotori oleh dosen di fakultas Saintek yaitu prodi kimia dan sudah terbentuk kandidatnya dan siap dilanjutkan proses pematenan.
“Kami ingin menjadi yang terdepan untuk mewujudkan visi UIN Sutha sebagai lokomotif perubahan sosial yang mencoba menyentuh secara akademis dan berharap ini akan berdampak kepada masyarakat terutama di provinsi Jambi, mudah-mudahan dengan pendampingan ini akan menghasilkan produk yang bisa bermanfaat untuk masyarakat dan UIN Sutha dalam pengelolaan sampah,”tuturnya.