Jambi – Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan pelatihan dengan tema “Penggunaan Media Penelitian VOSviewer dan ArcGIS Insights”. Pelatihan diselenggarakan secara luring pada Senin, 18 Maret 2024 yang bertempat di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi Gedung GFB Lantai 4 Kampus 2 Simpang Sungai Duren – Jambi. Pelatihan diikuti oleh dosen dan mahasiswa di Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Sains and Teknologi Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Arfan, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D.
Dalam sambutannya, Dekan FST UIN Jambi menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memastikan dosen dan mahasiswa update dengan perkembangan perangkat dan media yang digunakan dalam riset terkini. Lebih lanjut, Dekan FST mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen FST UIN Jambi untuk selalu berupaya meningkatkan softskill dan kapasitas dosen serta mahasiswa untuk meningkatkan atmosfer riset dilingkungan kampus. Sebagaimana diketahui, perguruan tinggi memiliki tiga kewajiban dasar yang harus dipenuhi yang dikenal dalam istilah Tridarma Perguruan Tinggi. Diantara kewajiban dasar tersebut adalah kewajibang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Pada Pelatihan kali ini, Program Studi SaIG FST menghadirkan pemateri Imam Arifaillah Syaiful Huda, M.Sc. Imam merupakan akademisi di bidang Geographic Information System (GIS) yang secara notabene juga salah satu pengajar di Program Studi Sains Informasi Geografi UIN Jambi. Saat ini, beliau sedang melanjutkan program doktor di bidang Human Geography di Universitas Negeri Malang (UM).
Pemateri memulai pelatihan dengan menekankan pentingnya literasi perangkat dan media yang dapat dimanfaatkan guna mendukung pelaksanaan penelitian. Terutama terkait bagaimana peneliti dapat membuktikan masih terdapat gap pada penelitian yang dilakukan. Lebih lanjut, pemateri memperkenalkan VOSviewer sebagai salah satu perangkat Artifial Inteligence (AI) yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi gap penelitian. Selama pelatihan, peserta diberikan contoh kasus penggunaan VOSviewer dalam berbagai tema penelitian. Peserta juga dibimbing mulai dari proses download, instalasi, dan penggunaan perangkat secara langsung sesuai dengan konteks penelitian masing-masing peserta.
Ahmad Syukron Prasaja, Ketua Prodi Sains Informasi Geografi, selaku penyelenggara kegiatan, berharap setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat menggunakan VOSviewer dan ArcGIS Insights untuk memetakan jaringan penelitian, mengidentifikasi gap penelitian, dan menghasilkan visualisasi data yang menarik.