Dalam upaya memperkuat kolaborasi akademik dan pertukaran ilmu pengetahuan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi bersama Program Studi (Prodi) Arsitektur melakukan kunjungan akademik ke Program Studi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI) Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo Semarang. Perjalanan akademik ini tidak hanya menjadi momentum untuk berbagi pengalaman, tetapi juga kesempatan emas untuk menjalin kemitraan yang lebih erat antara kedua institusi pendidikan tinggi Islam ternama di Indonesia.
Acara diawali dengan pendandatanganan MoA antara FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, yang diwakili oleh Dekan, Arfan, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D. dan FUHUM UIN Walisongo Semarang, yang diwakili oleh Dekan, Dr. Mokh. Sya’roni, M.Ag. Penandatanganan MoA ini menjadi wujud nyata dari komitmen kedua fakultas untuk membangun kerjasama jangka panjang dalam berbagai aspek akademik, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Selanjutnya adalah penyelenggaraan kuliah tamu dengan tema yang sangat relevan dalam konteks pengembangan kota berkelanjutan, yakni “Jambi Seberang: Merajut Arsitektur, Budaya dan Nilai Spiritual”. Kuliah tamu yang dipimpin oleh Ibu Badariah, M.Pd., Ketua Program Studi Arsitektur FST UIN STS Jambi, menghadirkan perspektif unik tentang bagaimana arsitektur dapat menjadi medium penting dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam perencanaan dan perancangan urban yang berkelanjutan.
Melalui presentasi yang menggali mendalam tentang proyek Jambi Seberang Heritage Masterplan, Ibu Badariah membagikan bagaimana arsitektur bukan sekadar sebuah disiplin teknis, melainkan sebuah medium yang hidup dalam menciptakan harmoni antara dimensi fisik, budaya, dan spiritual. Materi yang disampaikan mencakup aspek-aspek komprehensif tentang penataan ruang yang menghormati identitas lokal, keberlanjutan lingkungan, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi institusi pendidikan Islam.
Para peserta dari Program Studi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam FUHUM UIN Walisongo Semarang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Diskusi interaktif yang berlangsung memperlihatkan kesamaan visi kedua institusi dalam mengembangkan ilmu arsitektur yang tidak hanya mengutamakan estetika dan fungsi, tetapi juga senantiasa berakar pada nilai-nilai spiritual dan keberlanjutan sosial.
Kepala Program Studi Arsitektur FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Prodi Arsitektur untuk menjadi pusat keunggulan dalam pengembangan arsitektur yang berbasis nilai-nilai Islam dan keberlanjutan. “Kami percaya bahwa kolaborasi dengan FUHUM UIN Walisongo Semarang akan membuka peluang baru bagi mahasiswa dan dosen kami untuk mengembangkan penelitian yang lebih mendalam dan berdampak,” ujar Ibu Badariah.
Kunjungan ini juga mencerminkan komitmen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam mengembangkan ekosistem akademik yang dinamis dan inklusif. Dengan adanya MoA ini, diharapkan kedua institusi dapat terus bersinergi dalam menghadapi tantangan-tantangan kontemporer, khususnya dalam mengintegrasikan keahlian teknis arsitektur dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai budaya dan spiritual.




