Asesmen Lapangan Daring Prodi Sistem Informasi Fakultas Saintek

Berita Berita Mahasiswa

Humas Fak. Saintek, Berita Online – Salah Satu Program Studi Baru Di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prodi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi menjalani asesmen lapangan secara daring.

Proses ini sebagai bagian dari proses akreditasi program studi. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Senin-Selasa (20-21/12/2021).

Adapun dua asesor BAN-PT yakni: 1. Dr. Ir. Fakhren Bukhari, M.Sc dari Institut Pertanian Bogor 2. Dr. Yuhilza Hanum, S.Si.,M.Eng dari Universitas Gunadarma.

Kegiatan asesmen lapangan dilakukan untuk mengkonfirmasi kebenaran data yang diajukan Prodi Sistem Informasi Fakultas Saintek UIN Jambi yang telah dikirimkan sebelumnya.

Dekan FST UIN Jambi Iskandar, S.Ag., M.Pd., MSI Ph. D dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan universitas dan sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi terutama tim akreditasi Program Studi Sistem Informasi serta stake holder yang terkait yang sudah mensupport terhadap kegiatan ini.

“Prodi Sistem Informasi memiliki peran yang sangat besar dalam merespon perubahan kebutuhan era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0 tentang tantangan global dalam pengembangan pendidikan yang bersinergi dengan keterampilan abad 21 dan dalam pengembangan keterampilan kita mengharapkan profil lulusan yang berkualitas dan kompetitif yang memiliki hard skill dan keterampilan soft skill sehingga mendapat kontribusi sebagai lokomotif perubahan sosial dibidang teknologi di tengah masyarakat sebagai bentuk wujud mengimplementasikan visi UIN Jambi,”Jelas Deka FST UIN Jambi.

“Semoga kegiatan asesmen lapangan secara berani ini berjalan dengan lancer dan Prodi Sistem Informasi memperoleh hasil yang terbaik dan menghasilkan rekomendasi yang terbaik untuk pengembangan kedepannya,”Harapnya.

Rektor UIN Jambi Prof. Dr. H. Su’aidi, MA., Ph,D membuka langsung acara asesmen lapangan secara offline  dalam sambutannya menyampaikan saat ini, Alhamdulillah UIN Jambi masuk rangking 316 Perguruan Tinggi Se-Dunia, rangking 34 Perguruan Tinggi Se- Indonesia menurut UI GreenMetric World University Rankings, dan juga beberapa minggu yang lalu sudah mensubmit Sdgs World University Impact Rankings, belum ada yang mensubmit baru UIN Jambi yang mensubmit dan di Indonesia baru beberapa perguruan tinggi yang masuk, mudah-mudahan di tahun depan UIN Jambi sudah masuk yang terdaftar.

“Performa dari borang yang diajukan dan apa yang disampaikan dapat menjadi pertimbangan tersendiri bagi BAN-PT serta Asesor khusunya secara sepintas mengapa UIN Jambi kemudian berani berbicara mengambil tindakan seperti ini, karena saat ini kita membuat lembaga konservasi kebun binatang, saya pergi ke taman mini indonesia indah, taman safari, bandung zoo, lembang zoo, cikole untuk memastikan mengambil langkah yang kami ambil dan mereka berjanjiuntuk mensupport, jika perguruan tinggi yang ada diindonesia ada mengambil langkah ini berarti kami yang kedua, jika belum ada maka kami menjadi yang pertama, “Jelas Rektor.

Di UIN Jambi saat ini kami mengembangkan paradigma Ilmu yang kami sebut dengan Paradigma Transintegrasi Ilmu, Paradigma Transintegrasi mengambil semangat keilmuan Islam klasik yang holistik dan tidak dikotomis. Dengan corak inklusifnya Paradigma Transintegrasi sangat terbuka terhadap perkembangan sains, teknologi dan fenomena sosial yang terjadi dalam skup lokal, nasional, dan internasional.

Melalui Paradigma Transintegrasi akan dapat keluar dari pagar dikotomi ilmu yang sudah sangat lama mengungkung perguruan tinggi Islam, sehingga para sarjana perguruan tinggi Islam hanya dianggap kompeten dalam lima tradisi ilmu keislaman: Ushuluddin, Tarbiyah, Dakwah, Syari’ah dan Adab, seolah-akan masalah sains dan teknologi, ekonomi, politik, dan kebijakan-kebijakan pembangunan yang dilakukan adalah urusan ilmuan (masyarakat) Islam.

Di masa mendatang, UIN Sulthan Thaha Saifuddin benar-benar diharapkan menjadi lokomotif perubahan sosial dengan melahirkan “ulama yang saintis dan saintis yang ulama”.

Terakhir, tujuan utama dari UIN Jambi ini membangun UIN dan membangun jambi melalui UIN dan Indonesia melalui jambi.

Proses akreditasi melibatkan seluruh pemangku kepentingan mulai jajaran: Wakil Rektor , Ketua Lemabag, Kepala Pusat. Para Dekan Di Lingkungan UIN Jambi, Dekanat Fakultas Sains dan Teknologi sebagai unit pengelola program studi Sistem Informasi, Tenaga kependidikan Dosen dan Mahasiswa.

Leave a Reply