Mahasiswa Fisika Fakultas Saintek Menjadi Juara Tingkat Nasional

Berita Berita Mahasiswa

Satu lagi prestasi yang diukir Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menjadi juara tingkat Nasional.

Dia adalah Muhammad Abror Muzakkir Muda menjadi juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional pada ajang Walisongo Science Competition 2021.

Mahasiswa semester 3 Program Studi Fisika ini juga penghafal Al-Qur’an 30 juz dan anak pertama dari pasangan Dr. Musli dan Ida Andriyanti.

Selama beberapa bulan kompetisi, Abror mengalahkan mahasiswa Universitas lain yang ada di Indonesia mulai dari babak penyisian sampai dengan final.

Dalam percakapan wawancara pada Selasa (28/09/2021), Abror mengatakan, keikutsertaannya dalam ajang ini dengan tujuan untuk mengembangkan Al-Qur’an melalui terori dalam Sains.

Selaku Dekan FST UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Iskandar,S.Ag.,M.Pd.,M.S.I.,Ph.D memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammad Abror Muzakkir Muda yang telah berpartisipasi ikut dalam pengembangan potensi akademik yaitu mengikuti lomba penulisan Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional yang tentu saja merupakan perjuangan dan pengorbaan yang besar baginya peningkatan kualitas sebagai mahasiswa yang menguasai bagaimana menulis yang menjadi modal utama bagi seorang yang bergerak akademisi ataupun sebagai mahasiswa yang tentu ini merupakan modal dasar pengembangan diri kedepan.

“Saya bangga dengan gerakan mahasiswa FST yang tidak kaku dengan hanya kuliah saja tetapi bisa melihat peluang diluar untuk bisa ikut berkompetisi, mengembangkan kreatifitas, untuk itu saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang bergabung di FST gunakanlah peluang yang sebesar-besarnya diluar yang sesuai dengan fashion dan kompetensi kita. jelasnya”.

Kuliah itu tidak semata-mata mengikuti proses belajar tatap muka ataupun online dengan dosen tetapi juga melakukan pengembangan diri di berbagai event-event yang berlangsung di sosial masyarakat dan hal itu juga akan sangat berguna untuk mempersiapkan diri untuk menjadi sarjana dan juga terhadap hasil dari prestasi-prestasi tersebut tentu akan bermanfaat di Surat Keterangan Pendampingan Ijazah (SKPI).”Ucapnya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *