Benchmarking Tahap II Fakultas Sains dan Teknologi

Berita

 

Humas Fak. Saintek, Berita Online – Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melanjutkan kegiatan benchmarking di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan lanjutan benchmarking ini berlangsung mulai tanggal 14 Juni hingga 15 Juni 2021. Sebelumnya kegiatan benchmarking diawali dengan kunjungan Ketua Program Studi Sistem Informasi, Kimia, dan Fisika ke Program Studi Teknik Informatika, Kimia, dan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dari tanggal 10 Juni – 12 Juni 2021.

Kegiatan benchmarking tahap dua ini dilakukan untuk mempelajari, mengamati, dan mengadaptasi praktek-praktek baik pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengelolaan akademik, sistem penjaminan mutu, serta persiapan akreditasi berbasis 9 kriteria yang dilakukan di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan benchmarking ini antara lain mengenai standar mutu, mekanisme implementasi kurikulum yang mengakomodir kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta pengembangan laboratorium.

Kunjungan yang digawangi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, kemahasiswaan, dan kerjasama, Dr. Tanti, M.Si ini disambut secara hangat oleh tuan rumah. Dalam kegiatan benchmarking ini, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Dr. Sri Harini, M.Si yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Anton, M.Si menyampaikan strategi yang ditempuh oleh Fakultas Sains dan Teknologi dalam pengelolaan akademik saat pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut juga dibahas mengenai rencana pelaksanaan MoU secara terpusat antara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (PENDIS) dengan perusahaan-perusahaan atau industri yang berada di wilayah 13 PTKIN di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Malang, Makasar, Jambi, Palembang, Medan, Padang, dan Riau) untuk implementasi MBKM, dimana salah satunya adalah program magang mahasiswa di industri. Menurut Dr Sri Harini, M.Si melalui MoU yang dilaksanakan secara terpusat ini akan memberikan iklim yang kondusif dan memudahkan PTKIN dalam mengimplementasikan MBKM terutama pada pelaksanaan magang, sehingga mahasiswa Saintek di PTKIN mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan skill, kreativitas, dan memperoleh pengalaman kerja di dunia industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *