Prodi Fisika : Uji Kelayakan Alat Turbidity Meter dan TDS

Berita

Fakultas Sains dan Teknologi melalui Prodi Fisika UIN Sutha Jambi menggelar workshop dan pengabdian masyarakat tentang mengukur parameter kelayakan air minum yang ada di Kota Jambi dan sekitarnya, kegiatan ini diikuti Prodi Fisika, Kimia dan Sistem Informasi yang bertempat didepan Gedung Fakultas Sains dan Teknologi, Rabu (2/09).

Perlu diketahui Air minum berfungsi sebagai sumber asupan mineral, mengatur suhu tubuh, pembentuk sel, dan melancarkan pencernaan. Setiap hari, rata-rata manusia memerlukan asupan air sebanyak 2 (dua) liter. Melalui sebuah riset diketahui bahwa kekurangan 1-2 persen air saja bisa menyebabkan gangguan fungsi otak seperti kurangnya konsentrasi dan kemampuan berfikir. Kekurangan air diatas 2 persen, tubuh bisa mengalami sakit kepala, letih, lemah, gangguan pergerakan otot, hingga kematian. Kurang  minum  air  juga dapat mengakibatkan sejumlah penyakit, diantaranya gangguan ginjal dan infeksi saluran kemih. Oleh karena itu, Air sangat dibutuhkan dalam kehidupan.

Ketua Prodi Fisika Vandri Ahmad Isnaini, S.Si.,M.Si menyatakan bahwa Program Studi Fisika pada hari ini melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus workshop tentang Microcontroller pembuatan alat pendeteksi kualitas air minum atau air sanitasi wilayah kota jambi. Alat yang digunakan dalam mengukur parameter air menggunakan Turbidity Meter dan TDS.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Iskandar, S.Ag, M,Pd., M.S.I.,Ph.D dalam sambutan sekaligus membuka acara ini menyampaikan apresiasinya atas insiatif Dosen dan Mahasiswa Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi berkolaborasi dengan Dosen-dosen serta mahasiswa Prodi Kimia dan Sistem Informasi dalam penelitian tentang pengukuran kadar air yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Hasil dari penelitian ini akan dijadikan karya ilmiah dari temuan dosen dan mahasiswa dan saat ini prodi-prodi Fakultas Sains dan Teknologi menjadi yang terdepan dalam menyikapi kebutuhan masyarakat.

Lanjutnya, sebelumnya Fakultas Sains dan Teknologi sudah mengeluarkan produk seperti hand sanitizer, hand soap, pengelolaan sampah  dan dalam waktu dekat ini akan dibuat software atau alat pendeteksi banjir karena provinsi jambi ini dialiri sungai yang terpanjang tentu ada pendekatan secara ilmiah dan saat ini Fakultas Sains dan Teknologi melakukan pengelolaan sampah,”Ucapnya” Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I, Ketua dan Sekretaris Prodi Fisika, Kimia dan Sistem Informasi serta mahasiswa dari 3 Prodi di Fakultas Sains dan Teknologi.                                                                                                                          

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *